Harga Minyak Dunia Naik, Ini Sektor yang Ketiban Untung

Athika Rahma
Kenaikan harga minyak dunia nyaris mendekati 100 dolar AS. Namun, bagi sektor hulu migas, kenaikan harga minyak dunia memberikan dampak yang positif. (Foto: Ilustrasi/Okezone-SKK Migas)

JAKARTA, iNews.id - Harga minyak dunia nyaris mendekati 100 dolar AS per barel pada perdagangan Selasa (22/2/2022). Namun, bagi sektor hulu migas, kenaikan harga minyak dunia memberikan dampak yang positif. 

"Dengan kenaikan ini maka ICP (minyak mentah Indonesia) kita akan mengalami kenaikan diatas dari asumsi APBN 2022. Hal ini akan meningkatan pendapatan negara dari hulu migas baik dari PNBP maupun dari pajak lainnya," ujar Direktur Eksekutif Energy Watch Mamit Setiawan kepada MNC Portal Indonesia, Rabu (23/2/2022).

Mamit menambahkan, kenaikan ini harus dapat memacu kegiatan hulu migas untuk mengejar lifting yang ditetapkan atau bahkan melebihinya mengingat harga keekonomian sedang dalam posisi yang bagus.

"Kegiatan hulu migas juga harusnya bisa tumbuh dengan kenaikan ini dalam rangka mengejar target lifting," kata dia.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
Nasional
22 jam lalu

SKK Migas Kejar Target Lifting 610.000 Barel per Hari, 39 Sumur Minyak Siap Dibor

Nasional
13 hari lalu

Bahlil Sebut Lifting Minyak RI Sulit Sentuh 1,6 Juta Barel, Ini Alasannya

Nasional
27 hari lalu

Lifting Minyak Bumi Lampaui Target APBN, Pertama Kali dalam 10 Tahun

Bisnis
2 bulan lalu

PHR Terapkan Teknologi CEOR, Dongkrak Produksi Minyak di Lapangan Tua

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal