TANGERANG, iNews.id - Lion Air memberikan klarifikasi terkait munculnya kalejengking di bagasi kabin (head rack) pada pesawat penerbangan JT-239 rute Bandar Udara (Bandara) Internasional Sultan Syarif Kasim II, Pekanbaru, Riau (PKU) menuju Bandara Internasional Soekarno-Hatta, Tangerang, Banten (CKG), Kamis (14/2/2019) kemarin.
Corporate Communications Strategic of Lion Air Danang Mandala Prihantoro memastikan, sebelum diberangkatkan, pesawat Boeing 737-800NG registrasi PK-LPK ini sudah dilaksanakan pengecekan lebih awal dan dinyatakan laik terbang. “Berdasarkan data catatan perawatan terjadwal pesawat registrasi PK-LPK, Lion Air sudah melaksanakan pengendalian hama dan binatang berupa fumigasi pada 19 Oktober 2018 dan pest control pada 6 Februari 2019,” kata Danang dalam keterangannya, Jumat (15/2/2019).
Danang menambahkan, perusahaan akan melakukan penyelidikan intens dan lebih lanjut atas laporan munculnya kalajengking sesaat setelah pesawat mendarat di bandara Soekarno-Hatta. Dari hasil pengamatan video ataupun gambar yang berkembang, binatang dimaksud menyerupai seekor laba-laba.
“Petugas layanan darat (ground handling) dan teknisi segera menjalankan penanganan mendalam serta menyeluruh pada pesawat setelah penumpang maupun kargo selesai diturunkan, namun tidak ditemukan binatang tersebut,” ujar dia.
Dalam upaya memastikan keselamatan, keamanan dan kenyamanan penerbangan, pesawat hari ini menjalani penanganan tepat sasaran guna membasmi serangan binatang secara efektif serta mencegah terjadinya potensi lain yang dibawa oleh binatang.
“Lion Air telah meminimalisasi dampak yang timbul, agar operasional lainnya tidak terganggu,” tuturnya.