Garap Megaproyek di 4 Wilayah Ini, Perusahaan Gas dan Kimia AS Siap Investasi Rp210 Triliun

Rina Anggraeni
Jeanny Aipassa
Menteri Investasi/Kepala BKPM, Bahlil Lahadalia (kelima kiri), berfoto bersama Presiden Joko Widodo (keempat kanan), dan Menteri BUMN Erick Thohir (Ketiga Kiri) seusai pendandatanan MoU dengan Air Products, di Dubai. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Perusahaan pengolahan gas dan kimia asal Amerika Serikat (AS), Air Products and Chemicals, Inc (Air Products), siap menginvestasikan 15 miliar dolar AS atau sekitar Rp210 Triliun, untuk menggarap megaproyek di 4 wilayah di Indonesia.

Menteri Investasi/Kepala Badan Koordinasi Penanaman Modal (BKPM), Bahlil Lahadalia, mengatakan investasi Air Products tersebut, untuk menggarap megaproyek bidang industri gasifikasi batu bara dan turunannya di Sumatera, Kalimantan, maluku, dan Papua.

Bahlil telah mendandatangani Nota Kesepahaman atau Memorandum of Understanding (MoU) dengan Air Products di sela-sela kunjungan Presiden Joko Widodo (Jokowi) di Dubai, Kamis (4/11/2021). Penandatanganan MoU tersebut, disaksikan langsung oleh Presiden Jokowi.

"Dalam kesepakatan tersebut, Air Products akan melakukan kerja sama dengan BUMN dan perusahaan swasta nasional, yang akan menggarap megaproyek industri gasifikasi batu bara di 4 wilayah Indonesia, yakni Sumatera, Kalimantan, Maluku, dan Papua," kata Bahlil, dalam keterangan, Sabtu (6/11/2021). 

Menurut dia, kerja sama Air Products dengan BUMN dan perusahaan swasta Indonesia yang difasilitasi pemerintah, merupakan wujud komitmen pemerintah dalam menerapkan model investasi yang kolaboratif dan inklusif.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
Nasional
15 jam lalu

Bahlil Buka Suara soal Stok BBM di SPBU Shell Kosong

Nasional
3 hari lalu

Dana Investor Asing Keluar dari Pasar Saham RI Tembus Rp11 Triliun sejak Januari

Nasional
6 hari lalu

Prabowo Ajak Australia Investasi Pengolahan Tambang Nikel-Emas di RI

Nasional
7 hari lalu

Menperin Ungkap Nilai Investasi Sektor Otomotif Tembus Rp194,22 Triliun, Serap Hampir 100.000 Tenaga Kerja

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal