Gaji Disunat akibat Resesi, Kelola Keuangan dengan Bijak

Fadel Prayoga
Mengurangi konsumsi yang tak penting dan bijak dalam membelanjakan uang menjadi solusi di saat resesi. (Foto: Sindonews)

JAKARTA, iNews.id - Masyarakat diminta tenang dalam menghadapi resesi ekonomi. Bagaimana menghadapi situasi ini?

Perencana Keuangan dari Advisors Alliance Group Andy Nugroho membagikan tips bagaimana mengelola keuangan bagi orang yang terimbas resesi. Salah satunya gaji disunat perusahaan karena pemasukan menurun.

Dia mengingatkan agar memperhatikan pengeluaran. Mengurangi konsumsi yang tak penting dan bijak dalam membelanjakan uang menjadi solusi di saat resesi.

“Kita belanjakan hanya untuk kebutuhan urgent. Penting belum tentu urgent, karena masih bisa ditunda,” kata Andy di Jakarta, Kamis (5/11/2020).

Sementara itu, bagi mereka yang tidak terkena dampak alangkah baiknya tetap belanja seperti biasa. Ini akan membantu mempertahankan daya beli yang sedang menurun.

“Ada beberpa orang yang memang resisten tidak ada isu finansial sama sekali pada resesi ini. Artinya, mereka menjalani hidup seperti biasa saja,” ujarnya.

Editor : Dani M Dahwilani
Artikel Terkait
Nasional
10 hari lalu

Ekonomi RI Diramal Menuju Resesi 1998, Purbaya: Mereka Tidak Punya Data

Nasional
18 hari lalu

Airlangga Sebut Risiko Resesi RI Lebih Rendah dari AS: di Bawah 5%

Nasional
18 hari lalu

Airlangga Buka Suara soal Risiko Resesi RI, Masih Aman?

Bisnis
6 bulan lalu

Simak Tips Kelola Pendapatan Harian di IG Live MNC Sekuritas Sore Ini

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal