Gairahkan Ekonomi Kreatif, Bangga Buatan Indonesia Picu Pertambahan 3,4 Juta UMKM

azhfar muhammad
Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi, Luhut Binsar Pandjaitan, saat meresmikan Kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesa di Aceh, Rabu (9/9/2021). (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia telah menggairahkan ekonomi kreatif. Hal itu terlihat dari pertambahan 3,4 juta Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM) khususnya dari sektor ekonomi kreatif di sepanjang tahun ini.

Hal tersebut disampaikan Menteri Koordinator Bidang Kemaritiman dan Investasi (Menko Marves), Luhut Binsar Pandjaitan, saat melakukan kunjungan sekaligus meresmikan Kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesa (Gernas BBI) yang bertajuk ‘Ragam Aceh: Istimewanya Aroma Kuliner Aceh’  di Banda Aceh, pada Rabu (8/9/2021). 

“Khusus di tahun 2021 telah terjadi peningkatan sebesar 3,4 juta unit UMKM dalam waktu tujuh bulan terakhir. Untuk itu, kami berharap, seluruh kabupaten maupun kota di Aceh, begitu juga daerah yang menjadi lokasi BBI lainnya dapat memberikan kontribusi terhadap pencapaian target onboarding UMKM di tahun ini,” kata Menko Luhut, dalam keterangan yang diterima MNC Portal Indonesia, Kamis (9/9/2021). 

Menurut dia, Aceh memiliki potensi pariwisata dan ekonomi kreatif yang luar bisa. Dengan garis pantai sepanjang 1.660 kilometer dan luas perairannya yang mencapai 295.000 kilometer persegi, Aceh juga memiliki potensi perikanan di sektor penangkapan, budidaya, dan pengolahan yang begitu besar. 

"Tak hanya itu, Aceh juga memiliki potensi yang luar biasa, tidak hanya pariwisata, namun juga ekonomi kreatifnya. Ada jenis kopi yang hanya tumbuh di Aceh dan telah diakui oleh dunia, yaitu Kopi Gayo,” ujar Menko Luhut. 

Sementara itu, Gubernur Provinsi Aceh Nova Iriansyah mengatakan, kampanye Gerakan Nasional Bangga Buatan Indonesia yang dicanangkan pemerintah, turut menggairahkan potensi kelautan Indonesia yang begitu kaya termasuk di Aceh. 

“Kemudian sumber daya kelautan juga menjadi potensi besar yang bisa mendukung pertumbuhan ekonomi daerah sekaligus sebagai puncak-puncak pertumbuhan ekonomi nasional. Indonesia memiliki kekayaan biodiversity. Laut yang harus dikelola berkelanjutan, atau sustainable blue economy,” tutur Nova.

Editor : Jeanny Aipassa
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Soal Pajak, Pemerintah Tegaskan Tarif PPh UMKM Tidak Berubah

57 tahun lalu

Saatnya Reformasi Kelembagaan BGN dan Tata Kelola MBG

57 tahun lalu

Pajak UMKM Diperketat, Berikut Ketentuan Tarif PPh Final untuk CV, PT dan Firma 

57 tahun lalu

PP 20/2026 Resmi Berlaku, Skema Pajak UMKM Diperketat

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal