BUMN Bersinergi Tangani Bencana Tsunami Selat Sunda

Rully Ramli
Warga melintas di antara kapal yang terdampar ke pemukiman penduduk akibat gelombang tsunami di desa Sukamanah, Anyer, Banten, Senin (24/12/2018). Tsunami yang terjadi pada Sabtu (22/12/2018) mengakibatkan sejumlah rumah mengalami rusak berat karena

JAKARTA, iNews.id - Sejumlah Badan Usaha Milik Negara (BUMN) bersinergi menyalurkan bantuan untuk masyarakat Banten dan Lampung yang terdampak tsunami Selat Sunda.

Hingga saat ini, sinergi BUMN telah menyalurkan bantuan berupa makanan siap saji, air minum, tenaga medis, selimut, tabung gas elpiji Pertamina, 4 unit eskavator, ambulans hingga vaksin tetanus dan flu.

Deputi Bidang Usaha Pertambangan, Industri Strategis dan Media Kementerian BUMN Fajar Harry Sampurno mengatakan, ada dua BUMN yang ditunjuk menjadi koordinator penyaluran bantuan. PT Perkebunan Nusantara (PTPN) III ditunjuk sebagai koordinator bantuan di Lampung sedangkan PT Krakatau Steel (Persero) Tbk bertindak sebagai koordinator bantuan di Banten.

"BUMN berkomitmen untuk selalu hadir dan tanggap dalam setiap bencana, mulai dari proses evakuasi hingga proses pemulihan pasca bencana. Kami pun senantiasa berkordinasi dan bersinergi dengan seluruh pihak terkait seperti BNPB dan TNI/Polri," kata Harry, dikutip Selasa (25/12/2018) .

Bantuan ini merupakan sinergi BUMN antara PT Pupuk Indonesia (Persero), PT Jasa Raharja (Persero), PT Pindad (Persero), PT Pertamina (Persero), PT Hutama Karya (Persero) PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk, PT Bank Tabungan Negara (Persero) Tbk, PT Bank Negara Indonesia (Persero) Tbk, PT Bio Farma (Persero), PT Kereta Api Indonesia (Persero), PT Wijaya Karya (Persero) Tbk, PT Waskita Karya (Persero) Tbk, PT Telkom Indonesia (Persero) Tbk, PT Krakatau Steel (Persero) Tbk dan PT Perkebunan Nusantara III (Persero).

BUMN selama ini berpengalaman dalam aksi cepat tanggap. Sebelumnya, sinergi BUMN juga dilakukan saat bencana gempa Lombok dan Palu. Sinergi dilakukan dengan berkolaborasi bersama TNI dan BNPB.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Gempa Dahsyat M7,8 Filipina, Warga Syok Dasar Laut kini Jadi Daratan

57 tahun lalu

Dasar Laut Terangkat hingga 2 Meter, Gempa Dahsyat M7,8 Ubah Peta Pesisir Filipina

57 tahun lalu

Ini Penyebab Dasar Laut Filipina Terangkat 2 Meter akibat Gempa Dahsyat M7,8

57 tahun lalu

Gempa M5,2 Guncang Pulau Karatung Sulut, BMKG Pastikan Tak Berpotensi Tsunami

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal