Boeing PHK Lebih dari 12.000 Karyawan, Ratusan Lainnya Menyusul

Djairan
Boeing. (Foto: AFP)

SEATTLE, iNews.id - Pabrikan pesawat asal AS, Boeing Co menyatakan telah mem-PHK lebih dari 12.000 karyawan. Rasionalisasi tersebut menjadi strategi Boeing bertahan di tengah pandemi Covid-19.

Dikutip dari Reuters, Kamis (28/5/2020), keputusan PHK Boeing tak berhenti di situ. Perusahaan yang bermarkas di Seattle itu berencana memangkas ratusan karyawan lagi dalam beberapa bulan ke depan.

Keputusan itu dilatarbelakangi turunnya permintaan pesawat terbang setelah traffic perjalanan udara turun lebih dari 90 persen dibandingkan 2019. Padahal, Boeing sudah mengalami krisis sebelum pandemi karena tertekan kecelakaan fatal dua pesawat Boeing 737 Max.

“Perusahaan terpaksa melakukan pemangkasan produksi seperti jet komersial, dan lainnya untuk beberapa tahun ke depan. Mau tidak mau jumlah karyawan harus dipangkas, meskipun kami berharap ada cara lain,” kata CEO Boeing, Dave Calhoun.

Pada April 2020, Boeing telah mengumumkan rencana memangkas sekitar 10 persen dari total karyawan 160.000 pada akhir 2020.

Pada bulan lalu Boeing mencatat nol pesanan untuk kedua kalinya tahun ini, serta pembatalan 108 pesanan untuk pesawat 737 Max. Kondisi ini merupakan yang terburuk sejak 1962.

Editor : Rahmat Fiansyah
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Polri Mediasi Sengketa PHK, 131 Buruh Terima Hak Rp10 Miliar

57 tahun lalu

Jangan Panik! Ebola Tidak Gampang Menular seperti Covid-19

57 tahun lalu

KUR BRI Bantu Warung Asep Bangkit Lagi, Jadi Penyelamat saat Usaha Terpuruk

57 tahun lalu

Respons Mendag soal Penutupan Puluhan Gerai Alfamart-Indomaret di Lombok Tengah

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal