BEI Rombak IDX High Dividend 20, ANTM hingga MPMX Masuk

Anggie Ariesta
BEI mengumumkan perombakan indeks IDX High Dividend 20, Terdapat empat emiten anggota baru yang masuk daftar indeks tersebut, yakni ADMF, ANTM, HEXA, dan MPMX. (foto: dok. iNews.id)

JAKARTA, iNews.id - Bursa Efek Indonesia (BEI) mengumumkan perombakan indeks IDX High Dividend 20, dengan empat emiten yang keluar dari perhitungan indeks. Terdapat empat emiten anggota baru yang masuk daftar indeks tersebut, yakni ADMF, ANTM, HEXA, dan MPMX.

Dikutip dari pengumuman BEI, Jumat (28/1/2022), otoritas bursa mengeluarkan empat emiten dari IDX High Dividend 20, di antaranya PT Puradelta Lestari Tbk (DMAS), PT Indocement Tunggal Prakarsa Tbk (INTP), PT Perusahaan Gas Negara Tbk (PGAS), dan PT Waskita Beton Precast Tbk (WSBP).

Dari hasil evaluasi per tanggal 27 Januari 2022 tersebut, terdapat empat emiten yang menggantikan posisi emiten-emiten yang terdepak tersebut. Keempat konstituen baru IDX High Dividen 20 adalah PT Adira Dinamika Multi Finance Tbk (ADMF), PT Aneka Tambang Tbk (ANTM), PT Hexindo Adiperkasa Tbk (HEXA), dan PT Mitra Pinasthika Mustika Tbk (MPMX).

Selain terjadi penggantian konstituen, BEI juga mengganti perhitungan menjadi hanya 15 persen dari kapitalisasi masing-masing konstituen. Dengan demikian, terjadi perubahan jumlah saham yang dihitung dalam indeks pada masing-masing konstituen.

Dari evaluasi tersebut, jumlah saham penghitungan indeks menyusut untuk seluruh konstituen. Adapun, jumlah saham yang diperhitungkan paling banyak bergeser dari sebelumnya PT Sarana Menara Nusantara Tbk (TOWR) menjadi PT Bank Rakyat Indonesia (Persero) Tbk (BBRI).

Adapun, evaluasi yang termasuk evaluasi mayor ini memiliki periode efektif konstituen yakni pada 4 Februari 2022 sampai dengan 2 Februari 2023. Selanjutnya, periode efektif jumlah saham perhitungan indeks mulai 4 Februari hingga 5 Mei 2022.

Pada penutupan perdagangan, indeks IDX High Dividen 20 menguat 1,55 poin atau 0,32 persen ke level 484,82 dibandingkan perdagangan sebelumnya di level 483,27.

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

OJK Minta Direksi BEI Baru Lanjutkan Reformasi Integritas Pasar Modal Indonesia 

57 tahun lalu

Dasco Bertemu OJK dan BEI, Bahas Perbaikan Tata Kelola Pasar Modal Indonesia

57 tahun lalu

Ini Susunan Lengkap Direksi BEI 2026-2030, Jeffrey Hendrik Jadi Dirut

57 tahun lalu

IHSG Anjlok, BEI Sebut Fundamental Pasar Tetap Kokoh

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal