Begini Langkah Pertamina dalam Pengembangan Bahan Bakar Rendah Karbon

Suparjo Ramalan
Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati dalam acara Plenary Session Indonesia Sustainability Forum (ISF) 2023. (Foto: Istimewa)

JAKARTA, iNews.id - PT Pertamina (Persero) mengambil langkah-langkah prioritas dalam pengembangan bahan bakarrendah karbon dan energi baru terbarukan (EBT). Hal ini sesuai dengan situasi yang dihadapi Indonesia sebagai negara berkembang. 

Direktur Utama Pertamina, Nicke Widyawati menuturkan, faktor utama pengembangan bahan bakar rendah karbon dan energi baru terbarukan adalah teknologi, ekonomi, dan regulasi.

Menurutnya, ada beberapa faktor yang mengakibatkan tingginya harga bahan bakar rendah karbon, pengembangan teknologi dapat menurunkan belanja modal (capex) dan belanja operasional (opex). 

“Teknologi akan lebih efisien dalam penggunaan air, energi, dan konsumsi bahan baku sangat penting. Selain itu, juga penting adalah teknologi yang dapat mengolah bahan baku menjadi generasi kedua, mengatasi limbah dari bahan baku,” ujar Nicke dalam acara Plenary Session Indonesia Sustainability Forum (ISF) 2023 di Jakarta, Jumat (8/9/2023).

Kedua, pengembangan ekosistem. Menurutnya, dalam pengembangan produk baru diperlukan pendekatan holistik dimulai dari rantai pasokan yang lebih panjang hingga ekosistem secara keseluruhan. 

Editor : Aditya Pratama
Artikel Terkait
57 tahun lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 7 Juni 2026, Lengkap di Seluruh Indonesia

57 tahun lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 6 Juni 2026, Lengkap Pertalite hingga Pertamax

57 tahun lalu

Harga BBM Pertamina 5 Juni 2026 Terlengkap di Seluruh Indonesia

57 tahun lalu

Daftar Harga BBM Pertamina 4 Juni 2026 di SPBU Seluruh Indonesia

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal