Bank Jago Siapkan Right Issue, Incar Dana Rp7,05 Triliun

Hafid Fuad
CEO Bank Jago Karim Siregar (tengah). (Foto: Ist)

JAKARTA, iNews.id - PT Bank Jago Tbk akan menggelar penawaran umum terbatas (PUT) II dengan memberikan Hak Memesan Efek Terlebih Dahulu (HMETD) sebanyak 3 miliar saham senilai Rp100 per lembar. CEO Bank Jago Karim Siregar menargetkan total dana yang diharapkan dari penambahan modal kali ini adalah sebesar Rp7,05 triliun. 

"Jumlahnya sekitar 9-10 persen dari total seluruh lembar saham yang hampir 14 miliar saham. Setelah right issue kedua pemegang saham pengendali menguasai sekitar 41-42 persen," ujar Karim di kantor pusat Bank Jago di Jakarta, Jumat (26/2/2021).

HMETD akan dibagikan kepada para pemegang saham yang tercatat dalam daftar pada tanggal 8 Maret 2021. "Di mana setiap pemilik 579 saham lama perseroan akan memperoleh 160 HMETD," katanya.

Dia menambahkan, setiap satu HMETD bakal memberikan hak kepada pemegangnya untuk membeli sebanyak satu saham baru dengan harga pelaksanaan sebesar Rp2.350 per saham, yang harus dibayar penuh pada saat mengajukan Formulir Pemesanan Pembelian Saham (FPPS). 

Saham yang akan diterbitkan dalam rangka pelaksanaan PMHMETD II ini merupakan saham baru yang akan dikeluarkan dari portepel serta akan dicatatkan di BEI dengan memperhatikan peraturan perundangan yang berlaku, saham-saham tersebut memiliki hak yang sama dan sederajat dalam segala hal (termasuk hak atas dividen) dengan saham lain Perseroan  yang  telah disetor penuh. 

Setiap HMETD dalam bentuk pecahan akan dibulatkan ke bawah (round down). Sesuai ketentuan Peraturan OJK  No.32/2015, dalam hal Pemegang Saham mempunyai HMETD dalam bentuk pecahan, hak atas pecahan saham dan/atau Efek Bersifat Ekuitas lainnya dalam penambahan modal dengan memberikan HMETD tersebut wajib dijual oleh perseroan dan hasil penjualannya dimasukkan ke dalam rekening Perseroan. 

Pencatatan saham baru dalam PMHMETD ini akan dilakukan di BEI pada tanggal 10 Maret 2021. Tanggal terakhir pelaksanaan HMETD adalah 17 Maret 2021," tuturnya.

Editor : Ranto Rajagukguk
Artikel Terkait
57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Merah, Mayoritas Sektor Melemah

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Ditutup Melesat 7,5 Persen, Tembus Level 5.746

57 tahun lalu

IHSG Hari Ini Dibuka di Zona Hijau, Nilai Transaksi Sentuh Rp1,1 Triliun

57 tahun lalu

Elon Musk Selangkah Lagi Jadi Triliuner Pertama di Dunia Lewat IPO SpaceX

Berita Terkini
Network
Kami membuka kesempatan bagi Anda yang ingin menjadi pebisnis media melalui program iNews.id Network. Klik Lebih Lanjut
Network Updates
News updates from 99+ regions
Personalize Your News
Get your customized local news
Login to enjoy more features and let the fun begin.
Kanal